3 Berita Semarang Terkini: Kabar Olahraga Terbaru

Berita Persikabo Hari Ini - Kabar Terbaru Terkini | Liputan6.com

Dalam rangka meningkatkan prestasi Semarang di bidang olahraga, beberapa upaya dilakukan. Salah satunya latihan menyambut beberapa kejuaraan di tahun 2021 ini. Berikut berita terkini seputar olahraga Semarang selengkapnya.

  1. Tarung Derajat Semarang Optimistis Hadapi Popda 2021

Tim tarung derajat Kota Semarang optimis hadapi Popda Jateng tahun 2021, yang diselenggarakan April nanti. Para atlet menunjukkan teknik yang menjanjikan pada seleksi yang dilaksanakan di Balai Kelurahan Sendangguwo Semarang, kemarin. Kota ini menargetkan mampu menyumbang tiga emas.

Seleksi diikuti 52 petarung dari bermacam satuan latihan di Ibu Kota Jateng. Dari jumlah tersebut, nantinya dipilih 17 petarung untuk mengikuti nomor Rangkaian Gerak (ranger putra/putri). Selain itu juga nomor Gerakan Tarung (getar putra), serta Tiga Orang (Garang putra).

Menurut Budiharto selaku Ketua Umum Pengkot Keluarga Olahraga Tarung Derajat Semarang, mereka amat optimis mampu mencapai target. Hal ini disebabkan mereka telah memetakan keunggulan tim sendiri sekaligus lawan.

Usai mengikuti seleksi, para atlet juga akan menjalani pemusatan latihan yang dilakukan secara intensif. Budiharto mengakui masih belum mengetahui kebolehan dari tim daerah lain. Pada Popda Jateng 2021 ini pelaksanaannya berbeda. Cabang tarung derajat digelar secara virtual serta hanya mempertandingkan nomor seni saja. Hal ini sebab masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

  1. Seleksi Tim Jateng 18 Pebola Voli Putri dalam Rangka Persiapan PON Papua 2021

Sebanyak 18 pebola voli putri mendapat undangan untuk mengikuti seleksi tim Jateng pada hari Rabu sampai Jumat. Mereka akan diseleksi guna memperkuat kontingen Jateng dalam menghadapi PON XX/2021. Rencananya kompetisi tersebut akan digelar di Papua.

Namun hingga hari Kamis pagi, empat atlet belum berkumpul untuk seleksi. Mereka yang belum bergabung adalah Chantika Laviara Hanri Putri, Ersandrina Devega Salsabila, Giovani Savitri serta Tias Maharani.

Alasan keempat pemain tersebut bisa bergabung sebab masih ada tugas dari institusi tempat pekerjaan masing-masing. Namun, pelatih dapat terus memantau perkembangan keempat pemain tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Agus Suyanto, pelatih kepala bola voli putri PON Jateng.

Seleksi tersebut juga dipantau oleh tim pencari bakat dari pihak pengprov setempat. Agung Wahyudi selaku Pengurus Litbang Pengprov PBVSI Jateng berharap, hasil seleksi mampu menyaring atlet-atlet paling baik guna memburu gelar juara di Papua mendatang.

  1. Tim Gantole Jateng Kembali Asah Terbang Taktis, Persiapan PON Papua 2021

Tim gantole Jawa Tengah yang akan berpartisipasi dalam PON XX/2021 di Papua, tengah mengasah kemampuan terbang taktis. Latihan ini dilaksanakan di kawasan pantai Parangtritis. Para atlet Jateng tersebut memantapkan latihan khususnya untuk nomor ketepatan mendarat atau spot landing.

Atlet-atlet senior yang tergabung dalam kerangka tim PON, mengasah skill bersama para atlet muda Jateng. Beberapa atlet tersebut adalah penerbang Solo Sulis Widodo, Supardi, serta Joey Anung AW (Karanganyar).

Ada pula Isah Iriawan, M Dimas Setiawan, M Fajar Hidayah (Klaten), dan Supriyanto. Selain itu, Kharisma Febry (Banyumas), Ayas Yahya (Grobogan) serta Rochman Setiawan (Salatiga). Program latihan diawasi oleh pelatih Oke Andrianto serta Suharto.

Sebelumnya, selama bulan Januari-Februari, para atlet menempa skill terbang serta meningkatkan penguasaan pendaratan. Latihan tersebut dilaksanakan di Gunung Gajah. Tepatnya di kawasan Gunung Telomoyo, Kabupaten Semarang. Namun, akhir bulan lalu kawasan landing di tepi Rawa Pening tersebut dirambah air.

Saat latihan terbang dari Gunung Gajah, para atlet dapat mengasah skill untuk nomor spot landing serta lintas alam (cross country atau XC). Namun terbang XC hanya bisa dilakukan ketika cuaca bersahabat.

Alasannya karena membutuhkan ketinggian serta durasi yang lumayan lama. Jika awan hitam tampak di langit, atau kecepatan sekaligus arah angin lumayan kencang serta berubah-ubah, maka tidak mungkin melakukan terbang dalam durasi lama.

Waktu kurang lebih empat bulan menjelang kompetisi ini wajib dimaksimalkan sehingga tim yang terbentuk menjadi semakin andal.