Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Fisik

Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kondisi Fisik

Faktor - Fakor yang Mempengaruhi Kondisi Fisik

Dalam Depdiknas (2000:8-10) komponen kondisi jasmani merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komponen kesegaran jasmani. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani oleh karena itu juga mempengaruhi kondisi fisik seseorang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi fisik adalah:

Umur

Setiap kelompok umur memiliki manfaat tersendiri. Kebugaran fisik juga dapat ditingkatkan pada hampir semua usia. Daya tahan kardiovaskular ditemukan mulai dari usia anak-anak sampai sekitar usia 20 tahun, daya tahan kardiovaskular meningkat dan mencapai maksimal pada usia 20-30 tahun. Daya tahan ini menurun seiring bertambahnya usia, namun penurunan ini dapat dikurangi jika seseorang berolahraga secara teratur.

 

Jenis Kelamin

Kebugaran fisik pria dan wanita berbeda karena perbedaan tinggi badan yang terjadi setelah pubertas. Daya tahan kardiovaskular pada masa kanak-kanak tidak berbeda antara pria dan wanita, namun ada perbedaan setelah pubertas karena wanita memiliki lebih banyak jaringan adiposa dan kadar hemoglobin yang lebih rendah daripada pria.

 

Genetika

Daya tahan kardiovaskular dipengaruhi oleh faktor genetik, yaitu karakteristik yang terjadi pada tubuh seseorang sejak lahir.

 

Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik berdampak besar pada semua komponen kebugaran jasmani. Latihan aerobik secara teratur meningkatkan daya tahan kardiovaskular dan dapat mengurangi lemak tubuh. Aktivitas fisik yang baik dan benar mendorong tubuh untuk menjalankan fungsinya.

 

Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok terutama mempengaruhi daya tahan kardiovaskular. Asap tembakau mengandung 4% karbon monoksida (CO). Kapasitas pengikatan CO ke hemoglobin 200-300 kali lebih kuat dari oksigen.

Menurut Djoko Pekik Irianto (2004:9), faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi fisik juga sebagai berikut:

Makanan dan Nutrisi

Nutrisi adalah satuan yang menyusun bahan makanan atau bahan dasar. Sedangkan makanan adalah sesuatu yang dibeli, dimasak, dan disajikan sebagai hidangan yang dapat dimakan. Makanan dan gizi sangat penting bagi tubuh untuk proses pertumbuhan, memahami sel-sel tubuh yang rusak, menjaga kondisi tubuh dan mendukung aktivitas fisik. Kebutuhan gizi setiap orang dipengaruhi oleh faktor yang berbeda, yaitu: tingkat aktivitas, usia, jenis kelamin dan faktor kebugaran. Ada enam zat gizi yang mutlak dibutuhkan tubuh manusia, yaitu: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air.

 

Faktor Tidur dan Istirahat

Tubuh manusia terdiri dari organ, jaringan, dan sel yang tidak dapat berfungsi. Tidak mungkin bekerja sepanjang hari tanpa gangguan. Kelelahan merupakan indikasi keterbatasan fungsional tubuh manusia. Untuk itu, istirahat sangat penting agar tubuh memiliki kesempatan untuk pulih sehingga bisa nyaman melakukan aktivitas sehari-hari.

 

Faktor Gaya Hidup Sehat

Untuk menjaga kebugaran jasmani, tidak lepas dari pola hidup sehat yang harus dijalani dalam kehidupan sehari-hari dengan cara:

  • Biasakan makanan yang bersih dan bergizi (empat balita sehat itu sempurna).
  • Selalu memperhatikan kebersihan diri seperti: mandi dengan air bersih, menggosok gigi secara teratur, membersihkan rambut, kulit, dll.
  • Istirahat yang cukup.
  • Hindari kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman keras, obat-obatan terlarang dan sebagainya.
  • Hindari minum obat kecuali dianjurkan oleh dokter.

 

Faktor Lingkungan

Daerah adalah tempat di mana seseorang tinggal untuk waktu yang lama. Dalam hal ini tentu saja mempengaruhi lingkungan fisik dan sosial ekonomi. Kondisi lingkungan, pekerjaan, kebiasaan hidup sehari-hari, kondisi ekonomi. Semua hal tersebut mempengaruhi kebugaran jasmani seseorang.

 

Faktor Latihan dan Olahraga

Latihan dan olahraga memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan kebugaran tubuh. Seseorang disebut terlatih jika ia berolahraga secara teratur sesuai dengan kebutuhannya dan menerima kebugaran jasmani darinya. Di sisi lain, mereka yang melenturkan otot-otot mereka, tergantung, dan dalam kondisi fisik yang buruk disebut sebagai tidak terlatih. Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.Com